English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Tampilkan postingan dengan label Catatan Ku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Catatan Ku. Tampilkan semua postingan

Rabu, 17 April 2013

0

Aku Lah Lelaki Itu

|

Akulah lelaki itu...

Berjalan dikelamnya malam.

Dengan selimut dingin hari.

Dan pucatnya rembulan yang selalu temani hari-hari ku.


Akulah lelaki itu...

Tertidur pulas dipanasnya hari.

Beralaskan mentari.

Dibuai merdunya nyanyian burung kenari.


Akulah lelaki itu...

Keinginan terpendam dalam harapan.

Impian tercuri dalam pelukkan.

Suka datang sekejap tertahan.

Dan lara hadir tak berkesudahan.


Akulah lelaki itu...

Duduk sendiri termangu sepi.

Tanpa teman dan sanak family.

Coba menantang hidup yang hakiki.

Walau jasad telah lama mati.


Akulah lelaki itu...

Berdiri mematung menatap hari.

Dibalik jeruji penjara tirani.


Akulah lelaki itu...


"Maka jadilah peta saat ku berjalan"

"Jadilah pelita saat ku kegelapan"

"Jadilah perahu saat ku terombang ambing"

"Dan jadilah arah saat ku tersesat"
Baca selengkapnya »

Rabu, 02 November 2011

Semangat !!!

|
"Tetap Semangat" kata ini lah yg tetap membuat Q tegak berdiri.
Karna Q yakin
"Tidak ada perjuangan yg menghasilkan ke sia-siaan" 
dan...
"Buah dari kata Sabar sangat lah Indah adanya".

Percaya lah...
Suatu masa, suatu hari, suatu waktu, suatu saat kelak...
Mimpi itu akan menjadi kenyataan....
Baca selengkapnya »

Selasa, 05 Juli 2011

0

Sebuah Cinta Untuk Kekasih

|


♥ Cinta adalah keajaiban karena cinta mampu merubah segala hal yang tak mungkin menjadi mungkin.

♥ Segala hal terindah kita tidak bisa dilihat dan di sentuh, semua itu hanya bias di rasakan dengan hati yang tulus dan suci.

♥ Cinta akan kehilangan maknanya, jika belum tau apa arti jalinan kasih tanpa cinta, kasih dan sayang.

♥ Tatap lah aku sebelum kita berpisah dan saat ku terlalu lemah untuk menggapai cinta, tatapan itu akan selalu ada dalam hati mu.

♥ Cinta tidak dapat di ungkapkan tetapi cukup kuat untuk mengubah manusia dalam sekejap.

♥ Cinta penyembuh orang, baik yang memberikan maupun menerima cinta itu.

♥ Cinta adalah sebuah pengorbanan yang tulus, tanpa ada rasa pengorbanan cinta akan jauh.

♥ Datangnya cinta memberi sejuta kedamaian bagi 2 insan yang sama memiliki 1 hati.

♥ Sesuatu yang dicintai selalu indah tapi sesuatu yang indah belum layak dicintai.

♥ Cinta adalah cara ku bercerita tentang dirimu, cara ku menatap kepergian mu dan cara ku tersenyum, saat 
    menatap indah wajahmu.

♥ Cinta, aku mencintaimu dengan bebas sehingga saat kau ingin berlabuh, disananlah senyum ku selalu 
    menanti kehadiranmu dengan cinta.

♥ Tak ada kejutan yang lebih ajaib dari pada mengetahui perasaan diri kita saling mencintai.
  
♥ Kau adalah inspirasi ku, penyembuh luka dihati ku yang dulu pernah hancur berkeping tetapi kau satukan 
    hati ku lagi dengan cintamu.

♥ Aku tak pernah menyesal mencintai mu, yang aku sesali mengapa tidak sejak dulu mencintaimu.

♥ Satu hal yang membuat kita ke kurangan adalah cinta.

♥ Sepatah kata ini membuktikan bahwa cinta ku cuma satu, hanya pada mu akan ku berikan.

♥ Peganglah sebuah arti cinta, karena cinta datang dengan suci dan tulus.

♥ Gapai lah cintamu ungkapkan isi hatimu betapa kita mendambakan cinta

http://www.wattpad.com/211984-kata-cinta-utk-kekasih
Baca selengkapnya »

Senin, 04 Juli 2011

0

Antara CINTA, IMAN dan AKAL

|
Al-‘aqliyyuun yakin bahwa esensi manusia adalah “keberpikirannya”. Bagi mereka semakin sempurna seorang manusia, semakin sempurna pula pemikirannya. Karena itu insan kamil (manusia sempurna) menurut pandangan ini adalah orang yang paling sempurna nalarnya, dalam arti telah menyingkap rahasia wujud (keberadaan) sebagaimana kenyataannya. Tafakkur, -dalam pengertian rasionalnya-, merupakan satu aktifitas utama yang menghantarkan manusia mencapai tujuannya. Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi dan pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi ulil – albaab. (Yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi. Yaa Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.” (QS Ali ‘Imran 190-191).

Di sisi lain, para ‘urafa, meyakini bahwa esensi manusia adalah al-qalb (hati). Dalam pandangan ini ihsas(rasa) dan ‘isyq (Cinta) manusia mempunyai nilai lebih dibanding tafakkur – nya. Perlu dicatat di sini bahwa ‘isyq bukanlah dalam arti cinta seksual seperti cinta pada umumnya. Ada dua ciri ‘isyq menurut para ‘urafa ;

Cinta ini bergerak menuju kepada Allah. Ma’syuq (obyek yang dicintai)-nya hanyalah Allah SWT.
Cinta ini mengalir pada semua yang maujud; bintang, bulan, matahari dan yang ada di sekalian alam.
Dalam pandangan ini, seluruh keharmonisan alam adalah tanda aliran ‘isyq(Cinta) dalam segala sesuatu.

Bulan dan matahari
Langit dan bumi
Semuanya berputar-putar
Sedang Sang Penyanyi bergeletar

Bulan dan matahari
Langit dan bumi
Semuanya bak berpelukan
Bercumbu dan mencumbu Tuhan semata

Belum lagi ujung rumput nan ber-embun-an
Menambah sejuk segar hawa pagi nan ber-segar-an
Sepoi angin semilir rancak nan bertiupan
Ia pun mengatakan mari kita mencumbu Tuhan

Dalam semua adalah cinta
Meresapi semua adalah cinta
Tapi cinta pada Tuhan semata
Semua mencinta Tuhan semata

Walau mencumbu tapi tak perlu merayu
Walau mencumbu tapi tak perlu memeluk
Cukup katakan pada-Nya Duhai Sang Ayu
Sampai membanjir airmata meninggalkan ceruk


Hati (al-qalb) adalah sentral Cinta. Maka bagaimana agar manusia mencapai insan kamil ? Para ‘urafa yakin bahwa dengan akal (baca; nalar), manusia tidak akan pernah mencapai kesempurnaan yang hakiki. Maulana Jalaluddin Rumi mengatakan;

Kaki para filosof terbuat dari kayu
Kaki yang terbuat dari kayu tidaklah berkekuatan sedikitpun

Sebaliknya para ‘urafa meyakini adanya kitab’azali yang terdapat dalam diri setiap orang. Kitab Agung tempat khazanah pengetahuan Tuhan. Yaitu; hati. Tuhan tidak akan pernah dapat ditampung bimi dan langit, tapi Tuhan dapat ditampung (baca; hadir) pada hati mukmin.Dengan membersihkan hati (tazkiyyatun-nafs) dan mengkonsentrasikan hati serta mengarahkannya hanya kepada Allah, maka seseorang akan dapat mencapai derajat insan kamil.

Dalam kitab sufi tidak terdapat tulisan dan kata,
Yang ada hanya hati putih bak salju

Karena tulisan dan kata hanyalah rerantingan
Sedang Wujud yang dirasa adalah akar

Dan tulisan dan kata hanyalah kekhayalan
Seang rasakanlah Ia yang lebih dekat dari urat leher

Dalam hati sufi tidak terdapat berbagai pengetahuan
Yang ada hanya lah Ia sendiri

Qur’an Suci mengatakan ; Beruntunglah mereka yang telah membersihkan dirinya (QS Asy-Syams 9).

Di sisi lain Qur’an Suci mengatakan ; Sesungguhnya manusia itu dalam keadaan merugi. Kecuali orang-orang yang beriman dan beramal shalih, dan saling berwasiat tentang kebenaran, dan saling berwasiat tentang kesabaran. Jelas amal shalih apapun tanpa iman adalah seperti seorang gadis tanpa ruh. Walaupun secantik apapun hanyalah mayat. Sebaliknya iman tanpa amal shalih pun mustahil, seperti adanya aliran elektron tanpa arus listrik.

Iman (+amal shalih), akal dan cinta adalah tiga ekivalensi tapi mempunyai dimensi masing-masing. Tidak mungkin beriman terhadap sesuatu yang tidak masuk akal. Tidak mungkin mencintai sesuatu yang tidak diimani wujud-nya. Dan tidak mungkin akal kita dapat berkonsentrasi terus menerus untuk menyingkap rahasia Wujud Yang Maha Agung tanpa dorongan dari geletar ‘isyq yang ada dalam dada.

Apa kesimpulannya? Ketiganya hanyalah manifestasi dari satu hal yang sama. Tiadanya yang satu memustikan ketiadaan yang lain. Hanya saja dimensi kehidupan tak berhingga . Mana kala kita pandang dari sudut nalar, akal-lah namanya. Manakala kita pandang dari sudut hati, cinta-lah namanya dan manakala kita pandang dari sudut keyakinan, iman-lah namanya.

Dengan ketiganya, – atau mungkin lebih tepat lagi dengan segenap wujud nya-, seorang manusia dapt mendekatkan diri kepada Allah. Ketika seseorang sampai pada pintu keselamatan, tidak ada lagi hijab antara ia dengan allah. Dia dapat melihat Allah dengan mata hatinya. Baginya Tuhan benar-benar dapat disifati sebagai Azh-Zhaahir ( Yang Maha Lahir), atau bahkan An-Nuur (Cahaya (Mutlak)), sehingga tak ada suatu apa pun yang lebih jelas dari-Nya. Imam Husein bin ‘Ali (r.a.), -cucu Rasulullah (SAW) yang akan menjadi satu dari pemimpin para pemuda di surga-, mengatakan; “ Adakah maujud yang lebih jelas dan terang dari-Mu?”

By Dimitri Mahayana
Baca selengkapnya »

0

Syair - Syair Kehidupan

|
Dahulu jiwa tercipta tidak ada yang percaya
Bahwa jiwa akan berbuat aniaya terhadap sesama
Atas kasih sayang jiwa menjadi mulia
Semesta sujud berikan penghormatan

Jiwa turun kedunia karena wanita
Karena wanita jiwa mengerti arti bahagia
Wanita dicipta untuk jiwa agar memahami arti cinta
Dgn cinta jiwa mengerti bahwa jiwa adalah seorang hamba

Cinta bukan memiliki akan tetapi hanya ingin dimiliki
Biarlah cinta yang membawa jiwa kepada pemiliknya
Hanya Tulus dan Ikhlas yang membuat cinta itu bermakna
Karena Cinta telah cukup untuk cinta

Yang Maha Esa Mencipta alam semesta
Yang Maha Esa Mencipta manusia bukan dengan sia-sia
Tetapi hanya ingin menunjukkan apa itu bahagia
Agar manusia mengerti bahwa ia adalah seorang hamba yang memiliki Raja

Manusia turun kebumi untuk diuji
Untuk menjadi manusia sejati
Muliakan hati untuk mendapatkan derajat tertinggi
Menjadi kekasih yang dikasihi dan diberkati

Apakah Dunia tak seindah rupanya
Menipu dan memperdaya selama hidupnya?
Dunia ini telah menenggelamkan manusia, begitu kejamkah dunia ?
Sesungguhnya dunia dicipta untuk melayani dan dilayani, akan tetapi manusia sendiri yang tak tau diri,Egois bahwa manusia paling sempurna.

Bencana alam terjadi bukan karena usia dunia yang sudah tua
Tetapi manusia yang berbuat semena - mena terhadapnya
hanya ingin dilayani tetapi tidak ingin melayani
bencana tercipta karena manusia lupa hingga Yang Maha Murka

Hanya jiwa yang mengerti jiwanya
Hanya Jiwa yang sadar dapat mengerti jiwanya
Bahwa jiwa tidak selamanya didunia
Bahwa usia telah berkurang dalam dunianya

Jiwa tercipta untuk menjadi bahagia dan merdeka
Jiwa merdeka, hanya ikhlas yang ada
Saat Yang Maha berkata Inilah saatnya engkau kembali
Jiwa Pasrah dan rela hanya terucap kata
"LAILLAHA ILLAALLAAHU WALAQUWWATA ILLA BILLAH"
Amin.........................

Assalamualaikum ucap jiwa dalam hati
Jiwa Panjatkan doa sekedar berharap kepada ilahi
Mengetuk pintu sebagai tamu
Berharap diterima sebagai tamu yang diharapkan.

Oh, Pantaskah aku bertamu dengan ini?
Tanpa busana kebanggaan yang melekat pada diri
Akankah jiwa dihormati dan tidak dipandang setengah hati
Kukatakan padamu bahwa tuanku seorang pemurah hati.

Kemewahan tidak membuat jiwa mulia
Tanpa busana pun manusia bisa menjadi mulia
Bukankah jiwa datang tanpa harta?
Dan tahukah kamu harta apa yang paling mulia?

Sang Maha mewariskan Surga dan neraka
Bagi Hamba Yang bertaqwa dan durhaka
Puja dan Puji Bagi sang Maha
Engkau adalah Keadilan ilahi

Engkau cipta sang kaya dan kaum papa
Agar mereka bisa memberi dan menerima
Perbedaan yang berarti sama
Bahwa mereka sebenarnya tiada memiliki apa-apa

Benakku bertanya? Kenapa jiwa harus tercipta?
Kenapa jiwa tercipta kalau hanya untuk tiada?
Yang Maha berkata tidaklah kucipta semua ini dengan sia-sia
Apa maksud ini semua?
Semua jiwa pasti bertanya, siapakah aku yang sebenarnya?
Kenapa aku berada, dan kenapa aku harus tiada?

Tidakkah jiwa berpikir kenapa jiwa datang kedunia?
Pernahkah jiwa mendengar Yang Maha berkata
"KUCIPTAKAN JIN DAN MANUSIA HANYA UNTUK MENYEMBAH KEPADAKU"
Ku katakan kebenaran sejati, Ku katakan tujuan hidup sejati
Bahwa manusia hanya dicipta untuk menyembah kepada Sang Maha

By : Bumi Sejagat
Baca selengkapnya »

Senin, 18 April 2011

Syair Peradaban

|
Kawanku punya saudara
Saudara kawanku punya saudara

Saudaranya saudara kawanku punya orang tua
Orang tuanya saudara dari saudara kawanku punya saudara
Saudaranya itu punya orang tua
Orang tuanya itu saudara kakek kawanku
Saudara kakek kawanku bukan kakek kandung kawanku
Tapi… masih kakek kawanku
Dan kakek kawanku serta saudara dari saudara kakeknya punya kakek yang juga punya saudara
Saudara dari kakeknya kakek kawanku juga punya kakek yang juga punya saudara

Mereka semua bersaudara
Dan saudara mereka semakin bertambah
Sehingga kawanku bersaudara dengan cucu dari saudara kakeknya yang juga punya cucu dan bersaudara
Walau entah dimana berada

Seperti aku…
Bila menikah dengan kawanku
Maka saudara dari saudaranya yang punya saudara dan melahirkan saudara dan punya saudara sehingga menikahi seseorang yang menjadi saudara kawanku maka akan menjadi saudaraku juga

Dan kakek dari kakeknya kakek kawanku
Dan saudara dari kakeknya kakek dari kakek kawanku
Akan menjadi kakekku

Ternyata semua saudara
Ternyata seluruh manusia bumi bersaudara
(seandainya semua manusia Indonesia sadar… bahwa mereka bersaudara…)

Tetapi…
Para saudara tak mampu menjalin persaudaraan
Para saudara malah menjalin permusuhan
Dan terpaksa bermusuhan
(sepertinya "kurusetra" melanda Pertiwi)

Sehingga terjadi penyesatan dalam persaaudaraan
Sehingga terjadi pembunuhan sesama saudara
Sehingga lupa untuk hidup berdampingan dan bersaudara
(apa ini "Goro-Goro" menuju akhir zaman ?)

Tega… tangannya menyikut saudaranya
Tega… kakinya menjegal saudaranya
Tega… mulutnya memfitnah saudaranya
Tega… matanya melihat penderitaan saudaranya
Tega… hatinya mencipta kegelapan bagi saudaranya
(oh… dunia… )

Dimanakah peradaban yang diagungkan ?
Apakah telah terkikis dan hanyut bersama banjir kemunafikan ?
Apakah peradaban tidak diperlukan dikemajuan zaman ?
Apakah manusia sudah tidak beradab ?

Mungkin… peradaban… menjadi tabu dan kampungan
Baca selengkapnya »

0

T . K . I

|
Wahai saudaraku tercinta
Di sini kita lahir
Di sini kita tumbuh
Di sini kita mengenal kahidupan

Pulanglah !

Biar susah, mari nikmati bersama
Biar sulit, mari hadapi bersama
Biar miskin, mari kita bangun bersama
Ini warisan kita !

Tumbuhkan semangat gotong-royong yang telah hilang
Tumbuhkan semangat kebangsaan yang telah memudar
Tumbuhkan semangat kebersamaan yang telah luntur

Di sini..!
Satu Nusa Satu Bangsa
Indonesia Tercinta

Jangan tinggalkan lagi Tanah mu
Jangan tinggalkan lagi Air mu
Jangan tinggalkan lagi Bangsa mu
Jangan tinggalkan lagi Negeri mu

Nanti bisa dikuasai orang lain !

Wahai kaum Negarawan
Wahai kaum Bangsawan
Bukalah lahan kami
Biar kami bisa berkeringat di Negri sendiri

Wahai kaum Ningrat
Wahai kaum Pejabat
Berilah kesempatan pada kami
Biar kami berbakti pada Negri sendiri

Sudah cukuplah semua ini !
Sudah cukuplah sengsara ini !
Sudah cukuplah kebodohan ini !

Marilah kembali…!
Teteskan keringat di atas Bumi Pertiwi
Baca selengkapnya »

0

Stress Hari Ini

|
Semakin sulit aja...!
Mau nyebrang… diusir
Mau tinggal… digusur

Makin sulit aja, ya…!
Pengen makan, semua naik, duit gak cukup !
Pengen kerja, gak punya SIM, gak bisa bahasa asing, pun gak punya uang pelicin..!

Koq… makin sulit, yaa !
Mau usaha kecil-kecilan, gak ada lapak, kalo sembarangan, entar disepak !
Mau kriminal, ntar dikeroyok massa, ditempel senjata, masuk penjara !
Ngamen aja, aaah…! Tapi banyak razia, ditangkap, bayarnya pake apa ?!
Mau jadi petani, lahannya udah jadi gedung !
Mau jadi kuli, gak punya relasi !

Bersyukurlah para korban Tsunami
Gak lagi sedih,
Gak lagi frustasi,

Seperti kami…!

Maret ‘05
Baca selengkapnya »

0

Sawang

|
Percuma…
Tak peduli hati tak bisa diam
Langkah-langkah otak-otak berotak hitam
Ancaman cuma makanan ringan di piring semalam

Percuma…
Hitam selalu dihapus oleh penghapus yang tak ingin
Belenggu hanya remah roti yang hancur saat hening
Langkah kaki sirna
Jejak merah musnah

Sekarang…
Hitam tiada lagi
Putih bagai jarum di jerami yang dicari
Hanya kemilau selubungi pagi
Kaburkan hati tentang hitam dan putih

Percuma…
Pembersihan Cuma pada sawang-sawang
Ketika sehari berganti saat hilang
Pada alunan bisikan merdu nyanyian sandiwara
Baca selengkapnya »

0

Fenomena

|
Keagungan cinta kan berwujud nyata

Saat dibangkitkannya kita
Dan saat diam
Dan saat menunggu seruan

Saat Mahsyar adalah tujuan utama
Dan saat berjalan
Dan saat berkumpul
Dan saat diam
Dan saat menunggu seruan

Saat Hisab menggetarkan Ruh dan Jasad
Dan saat menunggu
Dan saat diam

Saat cinta bersama Iman berbicara
Tentang apa, siapa dan bagaimana kita ?
Baca selengkapnya »

Rabu, 12 Januari 2011

2

Coretan Ku 5

|
Akhirnya...
Kebencian ku !!!
Kelelahan ku !!!
Kemarahan ku !!!
Musnah....
Terhapus dalam senyuman mu.
Sirna dalam buaian tawa mu.

Terima kasih Schatzi...
Karena Engkau telah mengembalikan semua semangat dalam hidup ku.
Dan jemari ku kembali menari-nari,
di atas hamparan permadani suci ini.
Dan jiwa ku kembali bergelora...
dan meronta diantara himpitan kemunafikan.

Terima kasih....
Karena engkau,
Lisan yang telah lama terkunci...
Kini dapat bersuara kembali.
Baca selengkapnya »

0

130608

|
Mendung itu kembali mengibas.
Hingga mentari tak lagi sehangat dulu.
Embun pagi tak lagi sejuk.
Dan senja tak lagi mempesona.

Perlahan...
Airmata berderai membasahi bumi.
Saat ku lihat nafas mu yang terhela.

Isak tangis pun bergema di seluruh penjuru dunia.
Saat ku sentuh tubuh kaku dingin mu.

Raga gemetar, dan kaki tak mampu lagi berpijak.
Saat ku tau...
Engkau telah pergi menghadap yang Khalid...

O... Tuhan ku...
Ku tak mampu menahan semua ini.
Aku kegelapan...
Galau...
Resah...
Gelisah...

Ya Rabb...
Ku mohonkan pada-Mu.
Terimalah dia disisi-Mu.
Terimalah seluruh amal dan ibadahnya.
Tempatkanlah ia ke tempat sebaik-baik tempat-Mu.
Dan jadikanlah ia, masuk dalam golongan orang-orang yang Engkau ridhoi.
Ku mohon pada-Mu ya Rabb...
Terimalah do'a-do'a ku ini.
Amin.
Baca selengkapnya »

0

Coretan Ku 4

|
Saat pertama melihat mu,
Ku tau engkau adalah wanita ku.
Wanita yang mempesona,
Dengan sejuta kasih sayang yang terpancar dari jiwa mu.
Membuat ku tenang dalam dekapan mu.
Dan dengan keharuman nafas yang terucap dari bibr mu.
Membuat ku ingin menyerahkan,
seluruh hidup dan mati ku.

Wahai...
Adakah engkau tau..?
Betapa aku mencintai mu...
Betapa aku selalu merindukan mu...

Dan ini dimulai...
....Saat pertama kita bertemu....
Dan akan berakhir...
....Saat ajal menjemput....
Baca selengkapnya »

0

Coretan Ku 3

|
Galilah liang kubur itu !
Agar aku bisa menidurinya !

Karena aku begitu merindukannya...
Dimana...
Disana aku kan bercerita dan berkarya...
Bahwa...
...Pelaut telah pulang dari pelayarannya...
...Dan Pemburu telah kembali dari perburuannya...
Baca selengkapnya »

0

Coretan Ku 2

|
Telah datang kepada ku seorang wanita.
Dengan cinta dan kasih sayang.
Dengan kesetiaan dan kejujuran.
Sebagai penghias langkah dan lisannya.

Hingga aku bangkit dari tidur ku yang panjang.
Tuk mengukir prestasi...
Tuk menggapai mimpi...
Tuk menjadikan mu nafas dalam hidup ku.

Terima kasih Schatzi...
Terima kasih...
Karena engkau telah membuat hidup ku...
...Jauh lebih berarti...
Baca selengkapnya »

0

Coretan Ku 1

|
Inilah hidup
Saat zaman semakin edan
Manusia-manusia pun pada ikut edan
Hingga lupa apa, siapa dan bagaimana mereka

Inilah hidup
Saat zaman semakin canggih (goblok)
Perubahan dimana-mana
Hingga manusia...
Tak lagi punya hati nurani

Inilah hidup
Saat zaman terasing dari peradaban
Manusia-manusia semakin biadab
Hingga tak lagi dapat membedakan...
Mana Demokrasi....mana demonstrasi....
Mana rereformasi....mana anarki....

Inilah hidup
Saat zaman semakin rapuh termakan usia
Hingga kita semua berkata....
"Aku lah Rasul Allah"
Maka benarlah apa yang ku perbuat
Maka dengarkanlah apa yang ku ucapkan
"Karena aku utusan Allah"
Baca selengkapnya »

0

Athmosphere

|
Saat embun pagi tak lagi sejuk
Mentari pun lelap dalam lamunannya
Burung-burung tak lagi bernyanyi
Dendangkan lagu...
Lagu syahdu.

Kini alam ku tak lagi bersahaja
Gunung tak lagi hijau
Dan laut tak lagi beriak
Sedang nyiur...diam mematung.

Inilah Indonesia ku
Tak lagi tersenyum
Dan sangsaka tak lagi berkibar dengan gagahnya

Inilah atmosphere Indonesia ku
Hijau tak lagi ku lihat
Biru tak lagi ku rasa
Dan dingin tak lagi tercipta.
Baca selengkapnya »

Dunia Tanpa Nama

|
Ingin ku pergi...
Berlari...berlari...dan terus berlari

Tinggalkan semua resah dan kegundahan
Hingga asa hanya sebuah mimpi

O..
Dunia ku tak lagi bersahabat
Manusia tak lagi berjabat
Hingga diri tak lagi bermartabat
Dan anarki adalah trend yang hebat

Wahai...
Lihatlah, saat anak-anak tak lagi tersenyum ceria
Sedang orang tua...hanya tau "dirinya lah yang paling benar"
Lihatlah, saat peradaban tak lagi damai
Hidup tak lagi harmonis
Dan yang tersisa hanya "egoisme" semata.
Baca selengkapnya »

0

Syuhada vs Teroris

|
Kata orang mereka pahlawan
Namanya di elu-elukan
Amalannya di kenang
Hingga akhir...
"Mereka Syahid"

Allahu Akbar !!!
Takbir bergema saat melangkah
Walau dalam liang
Walau tak lagi bersuara
Mereka tetap hidup dalam khalbu.

Kata orang mereka teroris
Namanya di kutuk
Amalannya di hujat
Hingga akhir...
"Mereka Sia-sia"

Bangsat !!!
Biadab !!!
Caci maki tertuang atas nama mereka
Syukur...
Terucap saat mereka telah tiada

Sedang bagi ku
Mereka tetap manusia
Dan manusia...
Tidak pernah berhak menetukan hidup dan mati
Manusia lainnya.
Baca selengkapnya »

0

Pesta Para Pejabat

|
Bernyanyi...
Menari...
Tertawa...
Berpesta...
Euphoria...

Mengapa harus berlomba-lomba mendirikan partai ?
Sedang partai membuat kita semakin terpecah belah.

Mengapa saling melecehkan tuk jadi pemimpin ?
Sedang pemimpin harus adil, arif dan bijaksana.

Mengapa menghambur-hamburkan uang dalam mencapai ambisi ?
Sedang ambisi kadang membuat kita lupa siapa kita sebenarnya.

Namun...
Tidak berlomba-lomba dalam mengusung kedamaian ?
Sedang damai...
Adalah kata yang kami inginkan.

Maka...Sadarlah wahai Bapak-bapak kami yang terhormat.
Baca selengkapnya »

KoMuNiTaS Q

Copyright © 2011 SeenTHiNGS

Template N2y Shadow By Nano Yulianto